Cek potongan marketplace yang tidak wajar
Marketplace memotong komisi dari tiap pesanan, dan tidak ada yang memberitahumu kalau satu pesanan dipotong lebih besar dari biasanya. Audit biaya membandingkan potongan yang benar-benar cair dengan tarif normal toko itu sendiri, lalu menandai pesanan yang menyimpang.
- Siapkan dulu
- Settlement toko sudah masuk. Audit ini membaca potongan yang sudah cair, bukan estimasi.
- Paket Layar ke atas dan izin Akses keuangan & laba bersih.
- Setelah selesai
Kamu punya nomor pesanan, tanggal, berapa yang dipotong, dan berapa seharusnya. Itu bahan komplain yang ditanggapi.
- Rentang — periode yang diaudit
- Temuan periode ini — kelebihan tagihan dalam rupiah
Buka laporan Audit biaya
Di PalkaKlik Laporan, lalu Audit biaya, lalu pilih rentang tanggal. Kartu Temuan periode ini merangkum hasilnya: berapa rupiah yang ditagih di atas tarif normal, dan berapa poin persen potongannya naik.
- Tarif efektif — tarif periode ini
- Tarif normal — tarif tokomu 90 hari sebelumnya
Pahami “tarif normal”
Baca tabel pesanan yang menyimpang
Di tabel Order ditagih di atas tarif normal, kolom Omzet adalah nilai pesanan, Dipotong yang benar-benar diambil, dan Seharusnya kalau dipotong pada tarif normal. Selisihnya tertulis dalam rupiah. Nomor pesanan dan tanggalnya siap dikutip ke tiket komplain.
Lihat trennya, bukan satu pesanan saja
Kolom Tren tarif per toko. Satu pesanan menyimpang bisa jadi promo atau ongkir. Garis yang naik terus artinya tarifnya memang berubah, dan itu pertanyaan untuk marketplace-nya, bukan untuk satu pesanan.
Ekspor buktinya
Di PalkaKlik Ekspor di kanan atas. CSV untuk diolah lagi, XLSX untuk langsung dibuka di Excel. Isinya mengikuti rentang yang sedang kamu lihat.
- Ringkasan — ekspektasi, pencairan, dan selisih
- Per toko — rinciannya per kanal
Cek apakah uangnya benar-benar cair
Di PalkaKlik Keuangan, tab Rekonsiliasi. Per toko, halaman ini menjajarkan Pencairan (uang yang benar-benar masuk) dengan Ekspektasi (nilai barang dikurangi biaya aktual). Selisih yang tidak wajar di situ adalah bahan komplain berikutnya.